NEWS UPDATE :  

Berita

Debat Terbuka Calon Pengurus OSIS SMKS Kristen Tomosa 2: Wujudkan Kepemimpinan Gen Z yang Berkarakter dan Bertanggung Jawab

SOEWE — SMKS Kristen Tomosa 2 menggelar Debat Terbuka Calon Pengurus OSIS Tahun Pelajaran 2026/2027 dengan mengusung tema “Gen Z Memimpin”. Kegiatan ini menjadi bagian penting dari proses pembelajaran kepemimpinan, demokrasi, dan tanggung jawab organisasi bagi para peserta didik.

Debat terbuka menghadirkan dua pasangan calon Ketua dan Wakil Ketua OSIS yang menyampaikan visi, misi, serta gagasan mereka di hadapan civitas akademika SMKS Kristen Tomosa 2. Melalui sesi penyampaian visi-misi dan tanya jawab, para kandidat diberi kesempatan untuk menjelaskan program yang mereka tawarkan sekaligus merespons berbagai persoalan yang berkaitan dengan kehidupan kesiswaan.

Berbagai isu turut dibahas, mulai dari kedisiplinan siswa, pengembangan kreativitas dan bakat, kegiatan organisasi, hingga pemanfaatan teknologi dalam mendukung aktivitas kesiswaan. Kedua pasangan calon menunjukkan kemampuan berkomunikasi, menyampaikan argumentasi, serta memberikan tanggapan terhadap pertanyaan yang diberikan.

Lebih dari sekadar ajang penyampaian program, kegiatan ini menjadi ruang bagi siswa untuk belajar menyampaikan pendapat secara santun, mendengarkan pandangan orang lain, serta memahami bahwa kepemimpinan membutuhkan keberanian, integritas, tanggung jawab, dan kemampuan bekerja sama.

Dalam sambutannya, Kepala SMKS Kristen Tomosa 2 menyampaikan bahwa debat terbuka bukan hanya bagian dari proses pemilihan pengurus OSIS, tetapi juga merupakan pengalaman belajar nyata bagi siswa dalam memahami kepemimpinan dan proses demokrasi di lingkungan sekolah.

Kepala Sekolah juga mengapresiasi para kandidat yang telah mempersiapkan visi dan misi mereka serta mengajak seluruh bapak dan ibu guru untuk berpartisipasi aktif dalam mendukung dan menyukseskan seluruh rangkaian proses pemilihan pengurus OSIS Tahun Pelajaran 2026/2027.

Melalui kegiatan “Gen Z Memimpin”, SMKS Kristen Tomosa 2 terus mendorong lahirnya generasi muda yang tidak hanya memiliki kompetensi di bidang kejuruan, tetapi juga mampu berkomunikasi, berpikir kritis, bekerja sama, mengambil tanggung jawab, dan berkontribusi secara positif bagi lingkungan sekolah.

Debat terbuka ini menjadi salah satu langkah kecil dalam mempersiapkan generasi muda untuk menjadi pemimpin yang berkarakter, adaptif, bertanggung jawab, dan siap menghadapi masa depan. (NG)